Terapi

  • Art Therapy

    Art Terapi

    Setiap orang membutuhkan cara yang berbeda dalam berkomunikasi. Hanya saja tidak semua orang mudah untuk memulai komunikasi secara verbal dengan mengutarakan perasaan dan pikirannya. Kesulitan juga dapat dirasakan ketika cara seseorang mengekpresikan diri cenderung pasif yang mempengaruhi kesehatan mentalnya. Melalui pendekatan Art therapy menjadi salah satu penanganan yang efektif bagi seseorang untuk bebas mengeksplorasi dirinya dan berkreativitas agar mudah mengungkapkan perasaan dan pikirannya. Art therapy mampu mengatasi permasalahan psikologis seperti kesepian, kecemasan, depresi, gangguan mood, peristiwa traumatis, dan masalah lainnya. Keunggulan art therapy dapat diaplikasikan tanpa ada batasan usia, gender, dan bebas budaya. Dengan Art therapy seseorang dapat melakukan berbagai aktivitas seperti menggambar, melukis, clay, merangkai bunga, merajut, menyulam, kolase, dan berbagai kerajinan seni.

    Tentunya manfaat yang didapatkan dengan melakukan art therapy dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang, dimana tetap perlu pendampingan dari profesional dalam melakukan proses terapi.

    Every person communicates differently. For some, it may be hard to do it verbally by stating their feelings and thoughts. Difficulties can also be felt when someone’s way of expressing themselves tends to be passive, which affects their mental health. 

    Art therapy could be helpful for those people to explore themselves and their creativity to express their feelings and thoughts more easily. This form of therapy can overcome psychological issues like loneliness, anxiety, depression, mood disorders, traumatic events, and others. What’s great about art therapy is that there is no age, gender, and culture limit. 

    Art therapy will involve activities like drawing, painting, playing with clay, arranging flowers, crocheting, knitting, making a collage, and other arts and crafts. 

    Surely, the advantages of art therapy can increase a person’s mental health, but professional supervision is still needed throughout the process.

  • EFT (Emotional Freedom Technique)

    Terapi EFT

    Rasa stress dan cemas yang kita rasakan pada kehidupan sehari-hari sangatlah wajar kita rasakan, namun ketika kita tidak memiliki mekanisme koping dalam diri kita, lama kelamaan rasa stress dan cemas tersebut dapat berdampak pada kehidupan kita seharihari. sangat penting untuk kita dapat mengelola stressor dengan baik. cara meredekan stressor juga berbeda, satu individu dengan individu lainnya. Dan banyak cara dalam menangani stressor, salah satunya adalah terapi EFT (Emotional Freedom Technique).
    Terapi EFT (Emotional Freedom Technique) adalah cara meredakan stress yang dilakukan dengan cara mengetuk (tapping) pada bagian tubuh tertentu, tujuannya untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan hubungan antara tubuh serta pikiran. Ketukan diberikan pada bagian tubuh yang dianggap sebagai tempat berkumpulnya energi dalam tubuh.

    Dengan mengetuk pada bagian tubuh tertentu diyakini bisa membantu dalam mengelola energi positif dan negatif dengan baik. Dan prinsip tersebut menjadi dasar dari teknik EFT. Tujuan dari mengetuk bagian tubuh tertentu adalah membuat energi mengalir dengan baik ke seluruh tubuh, sehingga stres dan pikiran negatif bisa lebih dikelola. Terapi ini dimulai dengan mencari tahu apa yang ada di dalam diri, masalah yang sedang dihadapi, kemudian diberikan juga sugesti positif. Hal ini dilakukan beriringan dengan mengetuk atau menekan bagian pada titik meridian sesuai pada prosedur Terapi EFT.
    Manfaat terapi EFT (Emotional Freedom Technique) dalam menangani sindrom kecemasan, stres dan depresi adalah:

    Mengatasi ketegangan pada otot bagian tubuh

    Mengatasi ketegangan yang terjadi pada area kepala

    Membuat emosi menjadi lebih stabil

    Membuat pikiran menjadi lebih positif

    Mengatasi stress jangka pendek dan jangka panjang

    The stress and anxiety we feel in our daily life is normal, however, when we don’t have a coping mechanism, those feelings will start to affect how we function every day.  That’s why it’s important for us to be able to process the stressors well. There are a lot of ways to cope with stressors and each individual will use different methods, but one of them is EFT (Emotional Freedom Technique). 

    EFT therapy is a way to relieve stress by tapping certain parts of the body to release tension and better the mind-body relationship. These tapping motions are done on spots that are considered to be the accumulation of energy in the body. 

    Tapping on those spots (meridian spots) is believed to help individuals regulate their positive and negative energies well. The tapping motion will help energy flow better throughout the whole body and help individuals regulate their stress and negative thoughts. This principle has become the foundation of EFT techniques. This therapy begins by discovering what is inside oneself, the issues being faced, and then providing positive suggestions. This is done while tapping or pressing on specific meridian points as per the EFT Therapy procedure.

    Here are the benefits of EFT (Emotional Freedom Technique) therapy in addressing anxiety, stress, and depression syndromes:

    Alleviating tension in various body muscles

    Addressing tension occurring in the head area

    Stabilizing emotions

    a more positive mindset

    Managing both short-term and long-term stress

  • Ego State Therapy

    Pernahkah Anda merasa ada pertentangan emosional dalam diri? Yang mana semakin lama emosi tersebut pun dapat mempengaruhi hidup dan cara berpikir Anda. Seperti ketika Anda mengalami emosi yang berlebihan (sedih, cemas, takut, marah) yang sebenarnya tidak sepadan dengan permasalahan yang ada. Demikian, Ego State Therapy bisa menjadi pilihan yang cocok untuk membantu Anda pulih. Terapi Ego State adalah sebuah terapi dengan pendekatan psikodinamik untuk lebih memahami konflik dalam diri. Ego state sendiri dapat diartikan sebagai subkepribadian yang ada dalam diri seseorang, yang muncul dalam bentuk reaksi emosi tersebut. Tujuan dari terapi ini adalah untuk “merangkul” emosi-emosi yang dirasakan terkait “permasalahan yang belum terselesaikan” dalam diri kita, serta membantu melatih diri untuk menumbuhkan coping mechanism yang lebih sehat.

    Have you ever felt that there is an emotional conflict within yourself? Over time these emotions will influence how you think. Like when you feel excessive emotions (sad, worried, afraid, angry) that are actually not comparable with the problem you have. Thereby, Ego State Therapy can be a nice choice to help you recover.

    Ego State Therapy is a therapy with a psychodynamic approach to understand the inner conflict. Ego state itself can be interpreted as a sub-personality  within a person that appears in a form of emotional reaction. The objective of this therapy is to “embrace” the emotion felt related to “the problem that hasn’t been solved” inside of us, it also helps us to develop a healthier coping mechanism.

  • Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR)

    Eye Movement Desensitization and Reprocessing

    Kami menyediakan layanan psikoterapi Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) yang dikembangkan untuk membantu seseorang mengatasi perasaan-perasaan negatif sebagai dampak dari ingatan traumatis dari masa lalu. Ingatan traumatis tersebut akan memberikan tekanan emosional pada seseorang sehingga dapat berkembang menjadi kondisi stress yang akut, fobia, ataupun Gangguan Stress Pasca Trauma. Metode yang digunakan bertujuan untuk membantu seseorang memproses trauma yang “tersimpan” (baik yang disadari maupun tidak disadari) dalam diri seseorang, mulai dari aspek emosional, aspek fisik (kelima panca indera kita), hingga aspek persepsi yang tersimpan dalam ingatan seseorang. Demikian, proses ini akan memberikan kesempatan bagi seseorang untuk pulih.

    We provide Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) services to help a person process their negative emotions as an effect of past trauma. Those traumatic thoughts could act as an emotional pressure on them which then grows into acute stress, phobia, or even Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). The methods used in this therapy aim to help someone process the trauma they keep (conscious or unconsciously) in themselves starting from the emotional aspect, physical (the five senses), to aspects kept in one’s memory. That is how this process will give someone a chance to heal. 

  • Hipnoterapi Klinis

    Hipnoterapi Medis

    Permintaan pasien untuk melakukan hipnoterapi tidak kami layani tanpa asesmen lebih dahulu. Karena hipnoterapi klinis bukan seperti yang digembar-gemborkan oleh para hipnoterapis instan tanpa melalui pendidikan psikologi mengenali psikodinamika pasien, kepribadian pasien dan diagnosis yang tepat pada pasien.

    Hipnoterapi kami lakukan bagi pasien-pasien yang kondisinya efektif untuk dilakukan hipnosis dan biasanya dilakukan selama kurang lebih 5 kali sesi terapi (tergantung kondisi pasien). Pasien dilatih untuk dapat melakukan self hipnosis dan dilatih sendiri di rumah untuk memperkuat sugesti positif atau “mind reprogramming” yang mau ditanamkan dalam benaknya.

    Di sesi awal dilakukan konseling, penegakkan diagnosis, tes sugesti dan kontrak apa yang ingin ditanamkan sebagai program baru dalam pikiran pasien. Kasus-kasus dengan kepribadian yang mendukung hipnoterapi biasanya efektif untuk gangguan cemas, psikosomatik, serangan panik, dan fobia.

    Clinical Hypnotherapy

    Hypnotherapy is not done on patients without initial assessments. This is because medical hypnotherapy is not like what is hyped up by instant hypnotherapists without going through psychology education to understand the patient’s psychodynamics, the patient’s personality, and the proper diagnosis of the patient. 

    We do hypnotherapy on suitable patients with effective conditions for around than 5 sessions (depending on their condition). Patients are trained to conduct self-hypnosis at home to strengthen the positive suggestions or “mind reprogramming”.  

    In the initial session, counseling is conducted, diagnoses are confirmed, suggestion tests are performed, and a contract is established regarding what is to be implanted as a new program in the patient’s mind. Cases with personalities conducive to hypnotherapy are usually effective for anxiety disorders, psychosomatic conditions, panic attacks, and phobias.

  • Mindfulness (Kesadaran Diri Secara Penuh)

    Terapi Mindfulness

    Kesadaran yang muncul melalui proses memperhatikan dengan sengaja, pada saat ini dan di sini, tanpa menghakimi/ menilai/ membandingkan terhadap pengalaman yang dialami dari saat ke saat.
    Aspek kunci dari kesadaran (mindfulness) meliputi:

    Kesadaran Pada Saat Ini

    Kesadaran (mindfulness) mendorong untuk memperhatikan saat ini tanpa terpaku pada masa lalu atau khawatir tentang masa depan. Hal ini melibatkan proses mengamati pikiran dan emosi saat muncul tanpa terjebak di dalamnya.

    Penerimaan Tanpa Menilai

    Melibatkan dan mengakui pengalaman tanpa memberi label sebagai baik atau buruk. Pendekatan tanpa penilaian ini memungkinkan pemahaman yang lebih jelas tentang pikiran dan emosi.

    Fokus dan Konsentrasi

    Kesadaran (mindfulness) sering melibatkan titik fokus tertentu, seperti napas, sensasi tubuh, atau rangsangan eksternal, untuk menjaga perhatian pada saat ini.

    Praktik Kesadaran (Mindful Practices)

    Berbagai teknik seperti meditasi, latihan pernapasan, dan pemindaian tubuh digunakan untuk mengembangkan kesadaran.

    Praktik-praktik ini membantu dalam mempertahankan kehadiran dan mengamati pikiran dan perasaan tanpa terjebak di dalamnya.

    Manfaat dari kesadaran (mindfulness) meliputi pengurangan stres, peningkatan fokus, regulasi emosi, peningkatan kesadaran diri, dan kesejahteraan mental yang lebih baik secara keseluruhan. Ini banyak digunakan dalam terapi, perawatan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan pribadi. Kesadaran (mindfulness) bukanlah tentang mengosongkan pikiran dari pikiran tetapi lebih kepada mengamati pikiran saat datang dan pergi tanpa melekat pada pikiran tersebut. Seiring waktu, hal ini dapat mengarah pada rasa kedamaian batin yang lebih besar, kejernihan, dan perspektif kehidupan yang lebih seimbang.

  • Neurofeedback

    Neurofeedback

    Terapi Neurofeedback adalah salah satu pilihan terapi yang menjanjikan saat ini untuk penanganan ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder). Tujuan terapi adalah membuat pasien mengubah cara kerja otaknya sehingga fungsinya lebih optimal, tidak seperti seseorang dengan ADHD.

    Apa itu Neurobiofeedback?

    Biofeedback adalah penggunaan alat untuk mencerminkan proses psikologi dan fisiologi yang pada umumnya tidak disadari oleh orang tersebut, namun dengan menggunakan alat biofeedback, proses pikir seseorang dapat disadari dan berada di bawah kontrol. Orang akan menerima informasi tentang status biologisnya, dan menggunakan informasi ini, ia belajar untuk meraih kontrol di bawah fungsi biologis yang tidak disadari.

    Neurofeedback adalah tipe dari biofeedback yang dapat digunakan untuk melatih pola gelombang otak anak dengan ADHD/ADD (Attention Deficit Disorder) dan mengubahnya agar menjadi lebih seperti anak-anak normal. Menggunakan elektroensefalografi (rekaman listrik otak) untuk memonitor gelombang otak dan positive reinforcement system, anak akan belajar bagaimana membuat otak mereka menjadi lebih atentif/konsentrasi. Hasilnya adalah berkurangnya gejala ADHD dan peningkatan perilaku yang tidak impulsive atau hiperaktif. Peningkatan ini relatif tergantung pada sebaik apa anak dapat mengontrol fungsi otak mereka.

    Keberhasilan Terapi Neurobiofeedback

    Terapi ini adalah terapi perilaku yang bertujuan akhir pasien dapat mengendalikan fungsi otak mereka oleh diri mereka sendiri sehingga dapat dihentikan atau dikurangi penggunaan obat-obatan yang membantu konsentrasi. Dalam kurun waktu lebih dari 2 tahun ini lebih dari 80% pasien-pasien kami telah berhasil kami bantu mengurangi penggunaan obat-obatan sebagian besar malah tanpa pengobatan sama sekali dan telah mampu mengendalikan kemampuan konsentrasinya sendiri. Lama terapi menurut penelitian meta analisis adalah 40-50 kali sesi @ 40-60 menit dan kebanyakan pasien-pasien kami berhasil setelah 20-30 kali sesi terapi.

    These days, neurofeedback therapy is one of the promising therapy choices to treat ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder). This therapy aims to alter how the brain works and make it function more optimally, unlike someone with ADHD. 

    What is neurobiofeedback? 

    Biofeedback is the use of a tool to show a person’s psychological and physiological process that is generally not realized by the person in question. Using this tool, a person’s thought process can be realized and is under control. They will get their biological status and learn to control their unrealized biological function with this information. 

    Neurofeedback is a type of biofeedback that can be used to train brain wave patterns in children with ADHD/ADD (Attention Deficit Disorder) and change it to resemble children without the disorder. Using electroencephalography (brain’s electrical imaging) to monitor brain waves and positive reinforcement systems, children will be able to learn how to increase attentiveness/concentration. As a result, ADHD  symptoms will be reduced, and non-impulsive or hyperactive behavior improve. This improvement depends on how well a child can control their brain functions.

    A Successful Neurobiofeedback Therapy

    This therapy is a kind of behavioral therapy that aims for the patients to be able to control their brain function and ultimately decrease the use of medication to help them concentrate. In more than 2 years, we have been able to help 80% of our patients decrease the use of medicines. Most of the patients do not even need any medication and have succeeded in controlling their own ability to concentrate. Based on meta-analysis, this therapy is done in 40-50 sessions within 40-60 minutes. However, our patients have succeeded in 20-30 sessions.

  • Psikoterapi Berbasis Kognitif

    Terapi Berbasis Kognitif

    Kami menyediakan layanan psikoterapi berbasis kognitif yang bertujuan untuk membantu seseorang memulihkan pola pikir yang kurang sehat. Tujuan dari terapi ini adalah untuk membantu seseorang memiliki pola pikir yang lebih sehat dengan teknikteknik yang aplikatif dalam meregulasi emosi, mengenali pola pikir yang terdistorsi, serta menentukan penyelesaian masalah yang lebih tepat terkait problema yang mereka hadapi sehari-hari.

    Cognitive-based Psychotherapy

    We provide cognitive-based psychotherapy to help a person heal their unhealthy thought patterns. The purpose of this therapy is to help someone have a healthier mindset with the help of applicative techniques to regulate emotions, identify distorted thought patterns, and decide solutions for everyday life problems. 

  • Elderly Mind Care

    terapi orang lanjut usia

    Personalized Care for Senior Well-Being

    Seiring bertambahnya usia, banyak individu senior menghadapi tantangan dalam menjaga ketajaman ingatan, kestabilan emosi, maupun kualitas hidup sehari-hari. Kami hadir sebagai layanan komprehensif yang menggabungkan asesmen mendalam dan terapi personal, dirancang untuk mendukung kesehatan kognitif, psikologis, dan gaya hidup para lansia.
    Asesmen ini menjadi dasar untuk merancang rencana terapi yang benar-benar personalized dan tepat sasaran.

    Pendekatan Terapi Terintegrasi:

    Cognitive Training & Stimulation – melatih memori, konsentrasi, dan daya pikir agar tetap aktif.

    Psychotherapy for Seniors – mendampingi lansia menghadapi rasa kehilangan, kesepian, atau kecemasan dengan hangat dan empatik.

    Neurotherapy Support – terapi berbasis otak, termasuk pemulihan pasca stroke, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.

    Kondisi yang ditangani:

    • Mild Cognitive Impairment (MCI)
    • Dementia (Alzheimer, Vaskular, dan tipe lainnya)
    • Gangguan mood lansia (depresi, kecemasan, rasa kesepian)
    • Pemulihan pasca stroke (rehabilitasi kognitif dan emosional)
    • Penurunan fungsi memori dan konsentrasi yang memengaruhi kemandirian.

    Di Audentia Mind Medcare, kami percaya bahwa setiap fase kehidupan, termasuk usia emas, pantas dijalani dengan kebermaknaan.

    Pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami.

    Personalized Care for Senior Well-Being

    As individuals grow older, many seniors encounter challenges in preserving memory sharpness, emotional balance, and overall quality of life. Elderly Mind Care is a comprehensive program that integrates thorough assessments with tailored therapeutic interventions, designed to support the cognitive, psychological, and lifestyle needs of older adults.
    Each assessment serves as the foundation for a truly personalized and precise treatment plan.

    Integrated Therapeutic Approach :

    Cognitive Training & Stimulation – enhancing memory, attention, and executive functions to maintain mental agility.

    Psychotherapy for Seniors – providing empathetic and professional support to address loss, loneliness, anxiety, and emotional adjustment in later life.

    Neurotherapy Support – evidence-based brain-focused interventions, including post-stroke rehabilitation, aimed at improving independence and overall quality of life.

    Conditions We Address:

    • Mild Cognitive Impairment (MCI)
    • Dementia (Alzheimer’s disease, Vascular dementia, and other types)
    • Mood disorders in older adults (depression, anxiety, social isolation)
    • Post-stroke cognitive and emotional rehabilitation
    • Age-related decline in memory, focus, and concentration
  • Dry Needling

    Dry needling adalah terapi modern yang menggunakan jarum halus untuk menstimulasi otot dan jaringan tubuh tanpa menyuntikkan obat. Terapi ini menargetkan titik pemicu (trigger point) untuk membantu mengurangi nyeri otot, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan mobilitas sendi, serta mempercepat proses pemulihan jaringan. Setelah terapi, banyak pasien merasakan tubuh lebih ringan, rileks, dan bebas dari ketegangan.

    Selain manfaat fisik, dry needling juga mendukung kesehatan mental. Nyeri yang berkurang membuat tubuh terasa lebih nyaman, sehingga pikiran menjadi lebih tenang. Terapi ini dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan mendukung keseimbangan emosional sehari-hari.

    Indikasi terapi dry needling meliputi:

    • Nyeri kepala tegang / tension headache
    • Nyeri punggung bawah
    • Kaku dan nyeri leher hingga pundak
    • Nyeri bahu
    • Nyeri pada luka bekas operasi

    Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami kembali.
    Kami siap membantu Anda.

    Dry Needling

    Dry needling is a modern therapy that uses fine needles to stimulate muscles and body tissues without injecting any substances. This therapy targets trigger points to help reduce muscle pain, improve blood circulation, enhance joint mobility, and accelerate tissue recovery. After treatment, many patients report feeling lighter, more relaxed, and free from tension.

    Beyond its physical benefits, dry needling also supports mental health. As pain decreases, the body feels more comfortable, allowing the mind to relax. This therapy may help reduce stress, improve sleep quality, and support emotional balance in daily life.

    Indications for dry needling therapy include:

    • Tension headaches
    • Lower back pain
    • Neck and shoulder stiffness or pain
    • Shoulder pain
    • Pain from post-surgical

    For further information, please feel free to contact us.

  • NeuroMuscular Taping

    Neuromuscular Taping (NMT) adalah metode terapi yang menggunakan pita elastis khusus yang ditempelkan pada kulit di atas otot atau sendi tertentu. Teknik ini membantu memperbaiki sirkulasi darah, melancarkan drainase limfatik, serta memberikan dukungan pada sendi dan otot tanpa membatasi pergerakan alami tubuh. Dengan cara ini, tubuh dapat lebih cepat pulih sekaligus terasa lebih ringan dan stabil.

    Terapi ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan mental. Ketika nyeri berkurang dan pergerakan lebih leluasa, rasa percaya diri meningkat, stres menurun, dan kualitas hidup sehari-hari terasa lebih baik.

    Indikasi terapi neuromuscular taping meliputi:

    • Cedera olahraga (strain, sprain, memar)
    • Nyeri muskuloskeletal (nyeri punggung, nyeri bahu, nyeri lutut, dan lainnya)
    • Kebas dan kesemutan (misalnya pasca stroke, neuropati perifer)
    • Edema pasca trauma

    Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami kembali.
    Kami siap membantu Anda.

    NeuroMuscular Taping

    Neuromuscular Taping (NMT) is a therapeutic method that uses special elastic tape applied to the skin over specific muscles or joints. This technique helps improve blood circulation, promote lymphatic drainage, and provide support to joints and muscles without restricting natural movement. In this way, the body recovers more quickly while feeling lighter and more stable.

    This therapy not only focuses on physical recovery but also offers positive effects on mental health. As pain decreases and movement becomes easier, confidence improves, stress is reduced, and overall quality of life feels better.

    Indications for neuromuscular taping therapy include:

    • Sports injuries (strain, sprain, bruises)
    • Musculoskeletal pain (back pain, shoulder pain, knee pain, and others)
    • Neck and shoulder stiffness or pain
    • Numbness and tingling (such as post-stroke, peripheral neuropathy)
    • Post-traumatic edema

    For further information, please feel free to contact us.

Terapi Mental Health

Fresh Person

Terapi kesehatan mental adalah proses profesional yang membantu individu memahami, mengelola, dan mengatasi tantangan psikologis maupun emosional yang mereka hadapi. Melalui sesi bersama psikiater, psikolog, atau terapis, klien akan mendapatkan ruang aman untuk bercerita, menemukan solusi, dan membangun strategi coping yang sehat.

Setiap orang dapat mengalami stres, kecemasan, trauma, atau masalah hubungan. Jika dibiarkan, hal ini bisa memengaruhi kualitas hidup, pekerjaan, hingga kesehatan fisik. Terapi membantu klien memulihkan keseimbangan, menemukan kembali motivasi, dan meningkatkan kapasitas mental untuk menjalani hidup lebih baik.